Waspada Aturan Baru Ojk Penagihan Utang Maksimal 90 Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan aturan baru terkait penagihan utang. Aturan ini membatasi waktu penagihan utang maksimal 90 hari sejak tanggal jatuh tempo.

## Aturan OJK tentang Penagihan 90 Hari: Panduan Lengkap

Definisi Penagihan 90 Hari

Penagihan 90 hari adalah proses penagihan utang yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan atau kreditur kepada debitur yang telah menunggak pembayaran selama 90 hari atau lebih.

Ketentuan OJK tentang Penagihan 90 Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan peraturan mengenai penagihan utang yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan dan kreditur. termasuk ketentuan tentang penagihan 90 hari. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 14/POJK.05/2014 tentang Perlindungan Konsumen dalam Kegiatan Usaha Jasa Keungan.

Berikut adalah beberapa ketentuan OJK tentang penagihan 90 hari:

* Tata Cara Penagihan
* Perusahaan pembiayaan atau kreditur harus menyampaikan pemberitahuan penagihan pertama kepada debitur secara tertulis melalui surat atau elektronik.
* Pemberitahuan penagihan harus berisi informasi yang jelas dan lengkap mengenai utang debitur. termasuk sisa pokok utang. bunga. dan denda.
* Penagihan dapat dilakukan melalui telepon. surat. atau kunjungan ke alamat debitur.
* Waktu dan Frekuensi Penagihan
* Penagihan dapat dilakukan setiap hari selama jam kerja.
* Frekuensi penagihan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali dalam sehari.
* Larangan Tindakan Penagihan
* Perusahaan pembiayaan atau kreditur dilarang melakukan tindakan penagihan dengan cara yang tidak etis atau melanggar hukum. seperti:
* Mengancam atau mengintimidasi debitur
* Melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan
* Merusak reputasi debitur
* Membocorkan informasi pribadi debitur
* Hak Debitur
* Debitur memiliki hak untuk:
* Mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap mengenai utangnya
* Mengajukan keberatan atau sanggahan terhadap penagihan
* Melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan utang

Sanksi atas Pelanggaran

Apabila perusahaan pembiayaan atau kreditur melanggar ketentuan OJK tentang penagihan 90 hari. maka dapat dikenakan sanksi administratif berupa:

* Peringatan tertulis
* Denda
* Pencabutan izin usaha

Kesimpulan

Ketentuan OJK tentang penagihan 90 hari bertujuan untuk melindungi konsumen dari praktik penagihan utang yang tidak etis atau melanggar hukum. Dengan memahami ketentuan ini. debitur dapat mengetahui hak-hak mereka dan terhindar dari tindakan penagihan yang merugikan.

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan umum mengenai penagihan 90 hari yang relevan dengan aturan OJK:

Pertanyaan 1: Apa dasar hukum aturan penagihan 90 hari?

Aturan ini tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen.

Pertanyaan 2: Berapa lama jangka waktu penagihan yang diatur OJK?

Maksimal 90 hari setelah jatuh tempo kewajiban.

Pertanyaan 3: Bisakah penagihan dilakukan melalui telepon atau SMS?

Ya. sepanjang dilakukan sesuai ketentuan. seperti menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menagih di luar jam yang telah ditentukan.

Pertanyaan 4: Apa yang harus dilakukan jika merasa dirugikan oleh penagihan?

Konsumen dapat mengajukan pengaduan ke OJK atau menghubungi lembaga perlindungan konsumen.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara melaporkan pelanggaran penagihan?

Pelaporan dapat dilakukan melalui laman https://kontak157.ojk.go.id atau melalui kantor OJK terdekat.

Pertanyaan 6: Apa sanksi bagi perusahaan penagih yang melanggar aturan?

Sanksi dapat berupa peringatan tertulis. denda. pencabutan izin usaha. atau pidana penjara.

Pertanyaan 7: Apakah konsumen dapat meminta penundaan pembayaran?

Ya. konsumen dapat mengajukan penundaan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan disetujui oleh perusahaan penagih.

Ingat. aturan penagihan 90 hari ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari praktik penagihan yang tidak wajar. Jika Anda mengalami masalah terkait penagihan. jangan ragu untuk mencari bantuan dari lembaga terkait.

Tips

Pinjaman online (pinjol) menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang semakin diminati karena prosesnya yang mudah dan cepat. Namun. dalam penagihannya. terdapat aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang perlu diketahui. yaitu Peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2022 tentang Penyelenggaraan Usaha Simpan Pinjam Berbasis Teknologi Informasi.

Aturan OJK ini mengatur jangka waktu penagihan pinjol. yaitu maksimal 90 hari. Berikut adalah tips untuk memahami aturan ini:

1. Ketahui Waktu Mulai Penagihan

Penagihan pinjaman online dapat dimulai setelah 5 hari sejak tanggal jatuh tempo.

2. Batas Waktu Penagihan

Jangka waktu penagihan maksimal adalah 90 hari sejak tanggal mulai penagihan. Penagihan tidak boleh dilakukan setelah batas waktu tersebut.

3. Cara Penagihan

Penagihan pinjaman online harus dilakukan dengan cara yang sopan. tidak menggunakan kekerasan. ancaman. atau tindakan yang mengintimidasi.

4. Penyelesaian Pinjaman

Jika terjadi kesulitan dalam melunasi pinjaman. peminjam dapat mengajukan penyelesaian pinjaman dengan menghubungi penyedia pinjaman online. Penyelesaian pinjaman dapat dilakukan melalui restrukturisasi atau penghapusan sebagian utang.

Dengan memahami aturan OJK ini dan tips di atas. peminjam dapat mengetahui hak dan kewajibannya dalam proses penagihan pinjaman online.

Aturan yang jelas dan tips praktis ini membantu peminjam untuk terhindar dari penagihan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan menjaga hubungan baik dengan penyedia pinjaman online.


Kesimpulan

Aturan OJK tentang penagihan 90 hari telah memberikan kepastian hukum bagi nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran akibat terdampak pandemi COVID-19. Aturan ini juga memberikan fleksibilitas bagi lembaga keuangan untuk melakukan penyesuaian tagihan dan cicilan nasabah. Selain itu. aturan ini juga mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam proses penagihan utang. sehingga melindungi nasabah dari praktik penagihan yang tidak adil.

Dengan implementasi aturan ini. diharapkan dapat memberikan keringanan bagi nasabah yang terdampak pandemi dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. OJK sebagai regulator akan terus memantau dan mengevaluasi implementasi aturan ini untuk memastikan berjalannya sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Leave a Comment